Kiat Sukses Kemitraan Kawasan Perdesaan

Kiat Sukses Kemitraan Kawasan Perdesaan

Mon, 01/27/2020 - 14:24
0 comments

Catatan Kuliah 06

Kiat Sukses Kemitraan Kawasan Perdesaan

Bersama: Herlina Sulistiyarini (Dirjend. PKP), Damar Lastri Setiawan (Direktur Pegadaian), Agus Andiani (Dirut PT. PPI)

Host: Humaira

 

Bu Herlina menjelaskan bahwa kawasan perdesaan adalah perpaduan dan kerjasama antar desa dalam satu kabupaten. Pengembangan kawasan perdesaan itu bersifat partisipatif, yaitu bottom up sesuai kehendak masyarakat desa berdasarkan potensi yang ada. Termasuk dalam hal penetapan deliniasi atau batasan lokasi adalah berdasarkan aspirasi dan hasil musyawarah antar desa di kawasan tersebut.

Mengenai payung hukum, tetap sama yaitu UU Desa beserta turunan-nya, yang sedikit berbeda pada Ditjend PKP adalah juga merujuk UU tentang penataan ruang. Misalnya ketika sedang mengembangkan kawasan ternyata desa-desa itu berada di lingkungan kawasan hutan lindung, maka ketika mengembangkan ekonomi harus memperhatikan dan mendukung fungsi kawasan hutan lindung tersebut. Misalnya membuat destinasi wisata yang ramah lingkungan, sentra produk madu yang eksplorasinya tidak merusak hutan, dan berbagai potensi lain yang bisa dikembangkan.

Bu Herlina menyampaikan prioritas dalam pembangunan kawasan atau yang disebut Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Ditjend PKP mencanangkan untuk merevitalisasi 60 kawasan. Ini hanya prioritas, jadi tidak menutup kemungkinan pengembangan kawasan di kabupaten lain, terutama bila ada mitra perusahaan yang mau bekerja-sama, Kementrian Desa akan memperkuat ekosistem yang kondusif bagi kerja-sama tersebut.

Dijend PKP juga telah menyusun profil tiap kawasan yang ada, dari situ bisa diketahui produk unggulan masing-masing kawasan, serta potensi atau kapasitas produksi-nya. Ini diinformasikan secara luas untuk memancing pihak-pihak yang mungkin bisa terlibat atau diajak bekerja-sama. Pada sisi lain, ini juga untuk mendorong semangat masyarakat desa supaya konsisten dengan produk unggulan yang telah diusahakan.

Dengan bersinergi dan kerja-sama antar desa, tentu skala ekonominya akan lebih bagus. Ini juga untuk mencegah persaingan tidak sehat antar desa,” kata Bu Herlina.

Kemitraan

Sesi berikut disampaikan oleh Pak Damar yang membahas kemitraan desa dengan PT. Pegadaian. Penjelasan dimulai dari sejarah, bahwa pegadaian itu lahir pada 1901. Hingga sekarang berkembang sangat baik dengan berbagai produk yang ditawarkan. Antara lain investasi yang sangat fleksibel dan mudah karena didukung dengan aplikasi handphone. Di samping itu juga ada produk pembiayaan, misalnya untuk petani dikenal dengan Yarnen, yaitu dibayar ketika panen. Kredit untuk ukm juga bisa dengan ‘menyekolahkan’ bpkb sedangkan mobil atau motor-nya tetap bisa digunakan untuk usaha. Sedangkan produk yang cukup diminati adalah dana talangan haji.

Hingga sekarang outlet pegadaian berjumlah 4.200, yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Disamping itu pegadaian juga mempunyai 9 ribu agen. Dengan persyaratan tertentu, semua orang bisa menjadi agen, apalagi bila Bumdes yang mengajukan diri menjadi agen, tentu sangat prospektif.

Kalau itu Bumdes maka akan memberi nilai tambah ketika toko atau kantor-nya membuka layanan agen pegadaian, sehingga ada peluang untuk menarik pengunjung pegadaian untuk berbelanja di toko Bumdes atau sebaliknya.

Mengapa pegadaian bisa merangkul 9 ribu agen, itu karena keuntungannya sangat banyak. Agen pegadaian itu merupakan perpanjangan tangan dari pegadaian. Sehingga setiap terjadi transakasi atau mendapatkan nasabah maka agen tersebut mendapat fee. Pegadaian juga memanfaatkan teknologi informasi terkini, semua aktifitas bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi handphone.

PT. Pegadaian juga menjalankan program CSR (Corporate Social Responsibility), yaitu dengan mendukung usaha bank sampah pada beberapa lokasi desa. Pola-nya adalah masyarakat desa menyetorkan sampah yang telah dipilah pada agen pegadaian, lalu sampah itu dikonversi menjadi nilai uang, selanjutnya dimasukkan dalam tabungan emas. Jadi konversi sampah senilai sepuluh atau dua puluh ribu rupiah itu yang dimasukkan dalam tabungan emas, setoran tidak harus banyak.

Dengan program tersebut tersebut, PT. Pegadaian ikut berpartisipasi menjaga lingkungan, dan berusaha memberi nilai tambah pada masyarakat sebagai wujud kepedulian sosial. Karena sampah bila dikelola dengan baik maka akan sangat bermanfaat dan mempunyai nilai ekonomi. Sampah organik bisa diolah menjadi pupuk, sedangkan sampah plastik bisa didaur-ulang dan diproses lebih lanjut.

Perdagangan

Berikut ini paparan dari PT. PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia). Seperti disampaikan Pak Agus, PPI adalah BUMN yang bergerak dalam bidang perdagangan, baik perdagangan dalam negeri maupun ekspor ke luar. PPI juga bergerak dalam perdagangan komiditas seperti produk pertanian, kehutanan, perikanan, industri dan lain sebagainya.

Khusus yang berkaitan dengan Bumdes, PPI bersama BUMN yang lain banyak mendirikan BUMN Shop, yang merupakan sarana untuk memudahkan akses untuk memperoleh barang yang dibutuhkan dengan harga yang wajar. Sebaliknya bila masyarakat desa punya produk, maka bisa dijual pada BUMN Shop dan bisa diteruskan untuk dijual BUMN Shop di daerah lain atau bahkan diekspor ke luar negeri.

Ini sudah dimulai sejak 2018, dan di Jakarta juga sudah didirikan Graha Ekspor dalam rangka konsolidasi dan edukasi produk-produk UKM dari seluruh wilayah Indonesia supaya bisa ekspor. PPI juga sudah mendirikan representative office atau kantor cabang di beberapa negara, antara lain di Cina, Taiwan, dan Mesir. Kantor cabang itu berfungsi sebagai pipe line atau penghubung untuk mengkomunikasikan produk dengan pembeli dan juga akan membantu masalah pengiriman atau forwarding. Dua minggu lalu PPI telah melakukan ekspor produk-produk UKM ke Cina melalui PLB Ecommerce.

Kembali soal BUMN Shop, adalah juga berfungsi sebagai grosir yang menyuplai barang untuk toko-toko kecil di pelosok desa. Jadi toko-toko kecil yang ada di desa itu tidak akan mati karena BUMN Shop, namun justru terbantu dengan mendapatkan barang dengan harga yang wajar. BUMN Shop juga akan mem-branding produk-produk UKM dan Bumdes supaya terkenal dan menarik pembeli. BUMN Shop ini sudah dikembangkan di Temanggung, Sukabumi, Ciamis, Trenggalek dan masih akan terus dikembangkan di daerah lain. ***

Add new comment

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.