June 2019

IDEOLOGI BERDESA

oleh : Sutoro Eko

Menulis buku tentang desa tidak harus kerasukan kata-kata bahasa Belanda yang sudah usang. Bukan hanya usang, kata-kata bahasa Belanda sungguh mengawetkan isolasi dan penindasan atas desa. Serupa tapi tak sama, mengutamakan diskursus proyek dana desa tanpa hakekat desa, hanya memberi gula, karbohidrat dan lemak yang pelan-pelan membunuh desa. Dengan begitu diskursus hukum pemerintahan dan proyek dana desa sebenarnya meletakkan desa pada tangga martabat yang rendah.

DILEMA KELOMPOK MASYARAKAT

oleh : Sutoro Eko

Dalam sebuah kesempatan kuliah, seorang mahasiswa bertutur dan bertanya kepada saya. "Ada sejumlah tokoh masyarakat desa yang terlibat dalam berbagai kelompok masyarakat yang dibentuk melalui program pemerintah. Itu fenomena apa?", demikian ungkapnya.

Jawaban tergantung konteks dan tindakan aktor. Prinsip dasarnya, kelompok masyarakat adalah institusi prematur sebagai kanalisasi proyek dari atas. Konon setiap proyek sektoral beternak kelompok masyarakat untuk pemberdayaan, mobilisasi partisipasi dan penguatan modal sosial.

SUMBERDAYA MILIK BERSAMA

Jumat berkah kemarin sore, saya memberi kuliah tentang sumberdaya milik bersama (SMB) atau common pool resources (CPR) kepada para mahasiswa yang tengah menjalani Kemah Belajar Kedesaan dan Kerakyatan di Nglanggeran. Kuliah ini berlangsung spontan sebagai respons saya terhadap cerita mahasiswa tentang SMB dalam bentuk desa wisata Nglanggeran.