June 2019

KELURAHAN PULANG KE DESA

Profile picture for user admin
kelurahan sutoro eko

(Sutoro Eko)

Pertama, Prof IRM perlu menyaksikan Aceh. Sejak 2008, Kota Banda Aceh dan kota-kota lain di Aceh melakukan "gerakan kembali ke desa" mengembalikan kelurahan jadi gampong. Pengalaman Aceh ini menjadi salah satu inspirasi gagasan "kelurahan pulang kampung ke desa" di UU Desa.

Kedua, "desa tempar berburu rente negara" bukan hanya fenomena hari ini akibat dari UU Desa. Sejak zaman kolonial negara sudah berburu rente dan jadi benalu atas desa.

Konsep Inklusif

Profile picture for user admin
konsep inklusif sutoro eko

oleh : Sutoro Eko

Kita sudah makin biasa mengucapkan konsep impor "inklusif", antara lain untuk memperjuangkan hak-hak kaum marginal: difabel, fakir miskin, janda tua yang renta, dan lain-lain. Konsep inklusif biasa digunakan untuk membikin label demokrasi inklusif, pembangunan inklusif dan pertumbuhan inklusif.

ideologi berdesa sutoro eko

IDEOLOGI BERDESA

Profile picture for user admin

oleh : Sutoro Eko

Menulis buku tentang desa tidak harus kerasukan kata-kata bahasa Belanda yang sudah usang. Bukan hanya usang, kata-kata bahasa Belanda sungguh mengawetkan isolasi dan penindasan atas desa. Serupa tapi tak sama, mengutamakan diskursus proyek dana desa tanpa hakekat desa, hanya memberi gula, karbohidrat dan lemak yang pelan-pelan membunuh desa. Dengan begitu diskursus hukum pemerintahan dan proyek dana desa sebenarnya meletakkan desa pada tangga martabat yang rendah.

kelompok masyarakat

DILEMA KELOMPOK MASYARAKAT

Profile picture for user admin

oleh : Sutoro Eko

Dalam sebuah kesempatan kuliah, seorang mahasiswa bertutur dan bertanya kepada saya. "Ada sejumlah tokoh masyarakat desa yang terlibat dalam berbagai kelompok masyarakat yang dibentuk melalui program pemerintah. Itu fenomena apa?", demikian ungkapnya.

Jawaban tergantung konteks dan tindakan aktor. Prinsip dasarnya, kelompok masyarakat adalah institusi prematur sebagai kanalisasi proyek dari atas. Konon setiap proyek sektoral beternak kelompok masyarakat untuk pemberdayaan, mobilisasi partisipasi dan penguatan modal sosial.